Makassar, 18 Juli 2025 – Bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM), kegiatan bertajuk Kapital Talks: "Bangun Literasi, Cerdas Berinvestasi" sukses digelar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Acara ini merupakan salah satu program edukatif yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMA BISDIG FEB UNM) sebagai wadah pembelajaran dan diskusi terbuka mengenai dunia investasi saham, baik dari sisi fundamental, teknikal, maupun peluang investasi di pasar primer (IPO).
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun literasi dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengetahuan investasi saham di era saat ini. Selain itu, acara ini juga memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana menganalisis, membaca peluang, dan mengambil keputusan investasi yang rasional. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami bahwa dunia pasar modal bukan sekadar soal untung dan rugi, tetapi juga berkaitan dengan strategi, analisis, serta manajemen risiko.
Diskusi Kapital Talks menghadirkan narasumber-narasumber muda inspiratif yang memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar ekonomi dan keuangan global. Para pemateri berasal dari berbagai latar belakang akademik dan profesional, namun memiliki semangat yang sama dalam membangun budaya investasi yang cerdas di kalangan mahasiswa.
Salah satu narasumber, Andi Hermanto, SE., M.Si, merupakan Dosen Bisnis Digital sekaligus anggota IDPMI yang aktif dalam riset serta edukasi pasar modal. Dalam materinya berjudul “Analisis Fundamental Saham”, beliau menjelaskan pentingnya memahami laporan keuangan, rasio keuangan, serta faktor-faktor makroekonomi dalam menilai kinerja perusahaan. Melalui analisis fundamental, investor dapat menentukan nilai wajar suatu saham dan menghindari keputusan spekulatif.
Pemateri berikutnya, Muh. Fadel Mubarak, B.M.S.Bns, seorang Founder Belajar Trading Indonesia sekaligus Macroeconomics Specialist, membawakan materi “Analisis Teknikal Saham”. Ia membahas cara membaca grafik pergerakan harga saham, mengenali tren pasar, serta menerapkan indikator teknikal seperti RSI, Moving Average, dan Fibonacci untuk menemukan titik beli dan jual yang optimal. Pendekatan teknikal ini dinilai penting bagi trader maupun investor untuk mengambil keputusan berbasis data dan pola pergerakan harga.
Sementara itu, Muh. Al Syauqi, salah satu mahasiswa sekaligus Sekretaris Ekosistem Saham dan Cryptocurrency dari HIMA BISDIG FEB UNM, membawakan materi “Peluang Investasi di Primary Market Saham”. Ia menyoroti pentingnya memahami mekanisme pasar perdana (IPO) dan menjelaskan bagaimana investor dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mendapatkan potensi pertumbuhan sejak awal perusahaan melantai di bursa. Ia juga menekankan pentingnya riset mendalam dan manajemen risiko sebelum berpartisipasi dalam pasar perdana.
Melalui kegiatan ini, Kapital Talks tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu dan wawasan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya literasi finansial di kalangan mahasiswa. Dengan meningkatnya pemahaman terhadap pasar modal, diharapkan generasi muda dapat tumbuh sebagai investor yang cerdas, kritis, dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi global.
0 Komentar